Masyarakat Lumajang Nantikan Ketegasan AKBP Riki Yariandi Usut Tuntas Kasus OTT Solar Subsidi

Bupati Ir.Hj. Indah Amperawati, M.Si saat OTT truk angkut 1000 liter solar subsidi

LUMAJANG, INFOVIRAL.NET – Sorotan publik kini tertuju penuh pada langkah awal Kapolres Lumajang yang baru, AKBP Riki Yariandi, SH, SIK, MH.

Masyarakat dan berbagai elemen publik menaruh harapan besar di pundak kepemimpinan anyar itu, untuk menuntaskan sejumlah “pekerjaan rumah” (PR) penegakan hukum yang tertunda di Kota Pisang, khususnya penanganan kasus yang dinilai tebang pilih.

Read More

​Ekspektasi tinggi itu dipicu oleh ketidakjelasan penanganan beberapa kasus menonjol warisan pejabat sebelumnya.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan penyelewengan solar subsidi 1000 Liter yang diungkap langsung oleh Bupati Lumajang pada Senin (3/11/2025) lalu.

​”Masyarakat menanti keberanian dan ketegasan AKBP Riki Yariandi untuk mengusut tuntas kasus-kasus mangkrak. Penanganan OTT solar subsidi ini menjadi tolok ukur awal apakah kepolisian benar-benar berdiri di atas keadilan atau justru sebaliknya,” ujar Muhammad Farhan, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum di Lumajang, Rabu (5/8/2026).

​Kasus penyelewengan solar subsidi tersebut memicu gelombang kritik intensif dari kalangan mahasiswa dan pengamat hukum.

Pasalnya, perkara yang melukai rasa keadilan publik itu sempat diwacanakan akan dihentikan penyidikannya melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), meski masih menunggu mekanisme gelar perkara.

​Ketidaktegasan aparat pada penanganan OTT solar subsidi berbanding terbalik dengan agresivitas penegakan hukum terhadap masyarakat kecil.

Penanganan hukum terkesan kontras kala dua pengecer BBM jenis Pertalite di Kecamatan Randuagung, dengan cepat ditetapkan sebagai tersangka, sementara pengusutan skandal solar subsidi yang melibatkan pihak lebih besar justru jalan di tempat.

​Perbedaan perlakuan hukum itulah yang memantik persepsi ketidakadilan di tengah masyarakat.

Harapan kini digantungkan pada integritas kepemimpinan anyar Polres Lumajang untuk memulihkan kepercayaan publik melalui transparansi penegakan hukum tanpa pandang bulu.

​”Bumi Semeru membutuhkan figur pemimpin kepolisian yang tidak ragu menyentuh akar permasalahan, bukan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Kami berharap Kapolres AKBP Riki Yariandi mampu menjawab keraguan publik dengan tindakan nyata dan mengembalikan marwah keadilan di Lumajang,” tegas H. Supriyadi, salah satu tokoh masyarakat. (Rah)

Related posts